Alasan Mengapa Venom 2 Akan Lebih Menakjubkan

Mr. Stark 17 Januari 2019 teori analisis
Apakah ada potensi untuk Venom 2 akan lebih keren? Tentunya, sangat berpotensi.

Pertama kali fans melihat teaser dari Venom tahun lalu, kritik-kritik langsung menyebar kemana-mana dan manifestasi sebagian besar adalah berupa meme. Itu sudah menjadi budaya pop culture tersendiri, meskipun aneh. Tapi itu menandakan sukses besar untuk Venom, dan itu berarti Sony sedang mempersiapkan sekuel selanjutnya.

Mari kita lihat alasannya, mengapa Venom 2 akan lebih mengesankan dibanding film pertama.

Ada Karakter Carnage

Carnage memasuki Marvel Universe pada awal 90-an. Dimana ketika Kasady bersentuhan dengan tetesan sel Venom, dia berubah menjadi Carnage (sosok monster berwarna merah darah yang ganas), dan dikenal sebagai musuh bebuyutan Venom. Tak perlu diragukan lagi, kemunculan Carnage ke layar lebar di Venom 2 akan membuat film itu menjadi lebih liar.

Diperankan Woody Harrelson

Kehadiran Carnage dalam sekuel Venom bisa dilihat pada mid-credit scene, dimana Woody Harrelson muncul sebagai Cletus Kasady yang sedang diwawancarai oleh Eddie Brock didalam penjara.

Woody Harrelson mengkonfirmasi bahwa ia telah menandatangani kontrak untuk film Venom dan sekuelnya. Baginya ini merupakan suatu kesempatan untuk bisa baradu akting dengan Tom Hardy, dan juga bisa reunian dengan sutradara Ruben Fleischer.

Kehadiran Morbius

Tahun 2018 kemarin, Sony mengumumkan bahwa Jared Leto akan membintangi Morbius. Morbius the Living Vampire, sudah muncul di komik Spider-Man sejak tahun 70-an.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai plot film Morbius ini, tetapi Sony berencana untuk menghubungkan dua antiheroes ini dalam upaya menciptakan "Cinematic Universe".

Universe Baru

Sementara Marvel Studios telah memupuk strategi untuk MCU, Sony tampaknya mengambil cara yang sangat berbeda dengan franchise Spider-Man-nya sendiri.

Tahun kemarin Into the Spider-Verse telah rilis dan menjadi salah satu film animasi terbaik saat ini. Ini bukan hanya memberikan keadilan bagi karakter Miles Morales, tapi juga mendukungnya dengan ansambel seluruh "dimensi alternatif" spider-folk, dengan gaya animasi yang belum pernah ada dalam Layar Lebar sebelumnya.

Penonton juga mendapat preview spesial dari Spider-Verse end-credit scene yang berhubungan dengan Venom. Adegan ini diperlihatkan dengan judul, "Meanwhile, in another universe..."

Spider-Man Cameo

Kita tahu bahwa sekuel film Venom akan datang, juga Tom Hardy dan Woody Harrelson telah dikontrak untuk menjadi bintang. Tetapi baru itu saja yang kita ketahui secara pasti. Jeff Pinkner, co-writer dari film pertama, mengungkapkan bahwa bukan suatu hal yang mustahil jika Spider- Man akan memainkan peran penting dalam film Venom.

Dengan film Spider-Verse yang berkembang pesat saat ini, potensi cameo dari Spider-man dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mungkin Tom Holland dari MCU akan mampir (dimana Sony berbagi hak cipta dengan Marvel Studios), atau mungkin penjelmaan Spider-Man dari alternative universe lain yang akan menjadi lawan main Tom Hardy (Eddie Brock).

Penampilan Tom Hardy

Tom Hardy adalah aktor yang telah diakui kredibilitasnya. Tidaklah mengherankan bahwa karakter Venom sangat cocok diperankan oleh seorang aktor yang penuh kreatifitas seperti Tom Hardy, meskipun sebagian besar adegan favoritnya banyak yang dipotong, mungkin sekuel berikutnya akan memberinya ruang lebih banyak lagi untuk berkreasi.

RATE

Film Venom seharusnya lebih gelap dan penuh adegan kekerasan. Ada sejumlah kekecewaan, ketika MPAA tidak memberikan Rate R pada film ini, melainkan memberikannya Rate PG-13 yang lebih ramah-penonton. Apabila Venom 2 juga akan diberikan Rate PG-13, adegan yang lebih intens dapat disimpan untuk versi uncut/alternatif pada Home Video.

Kisah Origin Telah Tuntas

Origin Superhero memang sangat rumit. Itu mengapa sejarah komik penuh dengan reboot, retcons, dan konsep ulang. Itu juga mengapa plot film Venom terkadang berantakan. Coba kita lihat reviews, struktur cerita adalah salah satu elemen yang paling sering dikritik.

Terkadang, sekuel superhero bisa lebih sukses dari film sebelumnya. Contohnya, Thor: Ragnarok membuktikan bahwa sekuel ketiga yang bisa menjadi hits, dan The Dark Knight tanpa diragukan lagi telah memuncaki Batman Begins.

Cerita Origin kadang-kadang diwajibkan untuk mencapai titik tertentu dalam perjalanan Hero untuk menjadi Superhero, sementara sequel selanjutnya bisa bebas berkreasi dari hambatan seperti itu ke naratif yang lebih memuaskan. Itu mengapa Venom 2 memiliki peluang yang sempurna untuk melengkapi kekurangan-kekurangan dari film pertama.

Post Rekomendasi

Top 10 Film Terbaru Mei 2019

LIKE UNTUK INFO TERBARU

ADVERTISING